LITERASIBERITA.COM-Provinsi Lampung pada 2023 ini sudah tidak memiliki Desa dengan kategori sangat tertinggal. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT), Zaidirina.
"Alhamdulillah dimasa kepemimpinan Pak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, saat ini di Provinsi Lampung sudah tidak ada lagi Desa dengan kategori Desa sangat tertinggal," katanya, Minggu 19 Maret 2023.
Dia mengatakan untuk Desa tertinggal di Lampung saat ini hanya tersisa 38 Desa. Jumlah ini terus menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Seperti pada 2016 kita memiliki Desa tertinggal sampai 1.306 Desa. Dan masih ada Desa sangat tertinggal di Lampung saat itu sebanyak 151 Desa," kata Zaidirina.
Kemudian 2017 jumlah Desa tertinggal ada 1.110 Desa dan 92 Desa sangat tertinggal. Pada 2018, di Lampung ada 1.086 Desa tertinggal dan 113 Desa sangat tertinggal.
Pada 2019, saat Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia mulai menjabat, Desa tertinggal menurun drastis menjadi hanya 504 Desa dan Desa sangat tertinggal tersisa 19 Desa.
"Penurunan ini semakin signifikan pada 2020, di mana hanya tersisa 226 Desa tertinggal dan 6 Desa sangat tertinggal. Kemudian 2021 hanya tersisa 128 Desa tertinggal. Sementara Desa sangat tertinggal sudah tidak ada lagi. Lalu tahun 2022, Desa tertinggal hanya tersisa 38 Desa saja," katanya.
Zaidirina mengatakan meskipun saat ini jumlah Desa di Lampung sudah bertambah menjadi 2.446 Desa, namun Lampung hanya menyisakan 38 Desa tertinggal saja per 2023 ini.
Justru, per 2022 lalu, jumlah Desa maju hingga mandiri di Lampung terus bertambah. Di mana pada 2022 di Lampung ada 105 Desa mandiri, 803 Desa maju, 1.489 Desa berkembang dan tertinggal 38 Desa.
"Penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) tersebut berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa PDTT yang diperbaharui setiap tahunnya. sehingga penilaian Desa maju, mandiri maupun tertinggal itu dilakukan oleh Kementerian," katanya.
Lampung juga terus fokus dalam mengentaskan Desa tertinggal di Lampung. Desa-Desa tersebut tersebar di hampir seluruh kabupaten di Lampung. Seperti di Lampung Selatan ada satu Desa, Lampung Utara dua Desa, Tulangbawang ada tiga Desa.
Kemudian Tanggamus ada tiga Desa, Lampung Timur ada empat Desa. Selanjutnya di Waykanan ada dua Desa, Mesuji ada sembilan Desa dan terbanyak ada di Pesisir Barat dengan jumlah 14 Desa tertinggal.
Salah satu upaya mengubah Desa tersebut ialah dengan penerapan smart village yang menjadi salah satu program utama Gubernur Lampung.
"Dengan adanya program smart village itu, kan berbasis digital, bisa membantu mendigitalisasi Desa. Selain itu juga kita mendorong pengaktifan BUMDes, karena dengan adanya BUMDes ini Desa bisa menciptakan perekonomian nya sendiri, dengan berbagai potensi di Desa tersebut," katanya.
Dengan beberapa hal ini diharapkan pada 2023 ini Desa tertinggal di Lampung bisa nol Desa tertinggal. (*)